Sekejam-kejam binatang buas serupa harimau dan singa, tidak pernah terdengar kabar akan menerkam anaknya sendiri. Namun, apa yang terjadi dan menimpa M. Yusuf, 56, warga Desa Bugak Krueng, Kecamatan Jangka, Bireuen? Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk April, 2008
Peuteupat Basa Geutanyoe
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada April 23, 2008
(Kado HUT Kota Banda Aceh)
Oleh Herman RN
Penulis, Alumnus Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Unsyiah
Hari ini, 22 April 2008, tepat usia Kota Banda Aceh mencapai 8 abad lebih 3 tahun. Tentu saja usia ini sudah cukup tua, cukup matang dalam berbenah. Apalagi, dengan kepemimpinan sekarang oleh yang muda-muda, mulai dari gubernur/wakil, walikota/wakil, hingga ke pelosok desa, kechik pun mulai dipercaya dipangku oleh yang muda, misalnya Desa Lamkruet yang kechiknya masih berusia 20-an. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | 2 Komentar »
HIDUPKU (ALU)
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada April 9, 2008
Oleh Irham
Hari demi hari kulalui hidupku tanpa rasa jenuh dan benci. Trotoar teman setiaku, tiap hari kuberjalan, kumelangkah, kuinjak-injak dia, tapi dia tak pernah mengeluh dan marah padaku. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Cerpen | Bertanda: Add new tag | Leave a Comment »
Kepergian Saman
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada April 4, 2008
Cerpen Hendra Kasmi*
(Dimuat di Harian Aceh)
“Bagaimana dengan ayah, apa beliau sudah berubah?”
Desah galau Saman hampir selalu mengusik mimpiku di pekat malam. Barangkali di sana ia juga tak tenang memikirkan ayah. Namun, bagaimana kujelaskan pada Saman jika beliau masih bangga terhadap perbuatan itu? Air muka ayah masih seperti dulu, redup tak bercahaya. Gemilang itu tetap saja menggiurkan baginya. Keriput hitam yang membalut lekuk tubuhnya telah menebar aroma tak sedap seisi rumah ini. Padahal, aku sudah berulangkali memperingatkan, bahkan sampai berbusa mulutku, bukan sebagai anak yang tidak berbakti kepada orang tua, cuma aku tak ingin diambang senjanya, beliau masih saja bergumul dengan dosa-dosa itu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Cerpen | Leave a Comment »