gemasastrin

Berbuat, bukan Berkata – BERONTAK dari yang sudah ADA

Arsip untuk Januari, 2009

Mahasiswa Malaysia Tonton Pertunjukan Teater Mahasiswa PBSID Unsyiah

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 29, 2009

malaya-acehRuang seukuran dua kali lapangan voli itu diberi nama Auditorium Fakulitas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Sejatinya, dalam ruangan itu terdapat seratusan kursi dan meja panjang di depannya. Namun, Rabu (28/1/2009), semua itu tak ditemui. Ruang yang biasanya dipakai untuk rapat tingkat fakultas itu berubah fungsi menjadi arena pertunjukkan teater. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Feature | Leave a Comment »

Sesal (2)

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 26, 2009

Oleh: Edi Miswar Mustafa

Aku mati. Pasti. Karena mereka telah mengguguk. Istriku mendekapku dengan eratnya. Anehnya, bau wangi tubuhnya yang selalu wangi itu tak tercium lagi. Ah, sesalnya aku. Benarkah aku sudah mati. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerpen | Leave a Comment »

KAMUS ACEH-INDONESIA-INGGRIS dan KERESAHAN SAYA

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 21, 2009

oleh Azwardi, S.Pd., M.Hum.

azwardani@yahoo.com

(Dosen PBSID FKIP Unsyiah)

Sebelum sampai pada substansi yang hendak saya paparkan, terlebih dahulu perlu saya ketengahkan starting point yang memotivasi saya menyampaikan hal yang “meresahkan” ini. Beberapa waktu yang lalu, bertempat di kantor Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID), FKIP Unsyiah, terjadi pembicaraan ‘nyeleneh’ seputar sebuah buku terbaru yang baru bergabung dengan koleksi lainnya di perpustakaan PBSID. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Essay | 8 Komentar »

Sesal

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 21, 2009

Oleh Edi Miswar Mustafa

Sebuah lukisan abstrak. Di latarnya tampak gedung-gedung yang hancur-lebur. Mulut kanak-kanak yang terbuka lebar. Raungan kanak-kanak itu begitu memilukannya ketika itu. Di bawah bocah tersebut tertulis namanya dan sedikit catatan; novel debutan fenomenal tahun ini. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerpen | 1 Komentar »

Kehilangan Mustika

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 8, 2009

cerpen Netty Wary

Ajaran baru sebentar lagi akan tiba. Semua orang sibuk membelikan perlengkapan untuk anak-anaknya. Mulai dari baju, celana, sepatu dan alat-alat tulis yang diperlukan di sekolah. Biasanya jika ajaran baru telah tiba anak-anak sekolah semua pada memakai perlengkapan yang serba baru. Tak terkecuali siswa SMA pun. Lain orang lain pula pandangan mereka. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerpen | 1 Komentar »

Menulis Naskah Drama

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 6, 2009

“Kita semua adalah mahkluk kreatif, dan kreatifitas adalah seperti otot yang akan menguat jika kita terus melatihnya.” (Indra Suherjanto)

laut-kelamProses Kreatif

Menulis naskah drama merupakan kegiatan proses kreatif. Kreatifitas menyangkut tahapan pemikiran imajinatif: merasakan, menghayati, menghayalkan, dan menemukan kebenaran. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Essay | Leave a Comment »

Kembar Jalang

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 4, 2009

cerpen Hendra Kasmi

dunia-butaAngin sore bertiup lembut membelai ilalang-ilalang yang mulai menguning. Daun-daun kering tak berdaya berguguran dari tangkainya. Beberapa bocah terlihat mengejar truk-truk pengangkut pasir di jalanan kerikil hingga debu-debu berterbangan. Entah kesenangan apa yang melekat pada diri mereka, yang pasti riang tawa itu hanya dimiliki anak-anak pedalaman Beutong Ateuh. Sebuah daerah yang mengingatkan kita pada tragedi berdarah beberapa tahun silam. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerpen | Leave a Comment »

Tak Sempat Kuberi Judul

Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Januari 2, 2009

Oleh Fitriana

Hari semakin petang, mentari yang semula berada di ufuk Timur perlahan menyusup ke sebelah Barat. Sang surya kini mulai tengggelam, semakin surut, tak sabar ingin menceburkan dirinya ke balik awan. Awan yang berarak-arakan menghiasi langit yang semakin kelam. Mega yang kemerah-merahan bertebaran bagaikan nyala api yang semakin kentara membakar langit yang tak lama berubah gelap. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Cerpen | Leave a Comment »