Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 30, 2009
CerPen Rahmi
JAM menunjukan pukul delapan kurang sepuluh menit ketika Kawasaki motor kesayanganku mogok di tengah jalan di kawasan Peurada Utama. Aku mulai cemas seketika karena lima menit lagi mata kuliah pertama akan segera dimulai. Dengan setengah jengkel, motor tersebut kudorong ke arah bengkel terdekat. ”Sial,” makiku dalam hati begitu melihat banyak pekerja yang tengah sibuk. Maka dengan setengah terpaksa motor kutinggalkan di sana dan mengatakan nanti siang usai kuliah akan kuambil. HP dalam saku berbunyi, layar menunjukkan Hafid calling.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Cerpen | Leave a Comment »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 28, 2009
Cerpen: Yudi Pratama
5 Mei 2005
DEAR diary…
Hari ini aku ingin bercerita sedikit tentang kejadian yang menimpaku. Diary, hari ini aku sedang kesal. Lagi-lagi aku kena marah sama Ayah. Cuma gara-gara aku minta uang untuk pergi les. Aku ingin sekali les bahasa Inggris. Biar suatu saat nanti aku bisa keliling dunia. Karena menurutku, bahasa Inggris itu penting sekali. Tapi, Ayah nggak mengijinkanku. Kata Ayah, untuk apa aku mengambil les itu.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Cerpen | Leave a Comment »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 26, 2009
Cerita Pendek Fitriana
AZAN magrib berkumandang menelusuri celah kecil rumahku. Aku harus buru-buru ke kamar mandi untuk wudhu. Seusai salat, aku bergegas membereskan atribut yang aku pakai buat beribadah. Langkah terakhir yang aku lakukan adalah ke luar kamar. Di luar sana kudapati Ibu yang sedang asyiknya berdandan.
“Sya! Ibu pergi dulu, ya. Jaga Wini, jangan sampai ia ke luar malam lagi. Nanti Ibu lagi yang bakalan susah mencarinya!”
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Cerpen | 1 Komentar »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 24, 2009
Oleh: Djamaluddin Sharief
Seringkali kita bicara tentang kebutuhan seniman atau penonton, bahkan kita acap pula berbicara dari pandangan manajer yang “menjual” produk seni. “menjual” benda atau kegiatan untuk publik. Namun, teater bagaimanakah yang dibutuhkan?
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Essay | 1 Komentar »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 22, 2009
oleh Herman RN
PKA, “proyek keributan (seniman) Aceh, sengaja saya pilih ketika PKA bergeser dari makna sejatinya atau singkatan “Pekan Kebudayaan Aceh”. Seperti halnya Ampuh Devayan dan Barlian AW (baca Serambi, 12 dan 13 Juli) yang berhak memaknai PKA, maka tak salah pula jika saya punya cara tersendiri memaknai singkatan PKA semisal Proyek Kesenian Aceh.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Essay | Leave a Comment »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 22, 2009
Oleh M. Joenoes Joesoef.
Hari Kamis itu, 15 Januari 2009, selepas Zuhur, saya ingin menyambangi tokobuku DOKARIM, Ulee Kareeng. Tentang tokobuku ini sendiri (termasuk sekolah menulisnya), sebelumnya sudah cukup banyak juga saya baca-baca di milis. Maka saya terpicu hendak melihat tongolannya yang sebenarnya, mumpung saya sedang berada di Bna.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Feature | 1 Komentar »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 21, 2009
oleh Herman RN
sumber: http://id.acehinstitute.org/
Jika ada yang menyebutkan “Aceh dan Islam” adalah ibarat dua sisi mata uang, yang apabila satu di antaranya tidak ada maka tak berfungsi mata uang tersebut, di sini saya hendak menisbatkan Aceh di mata sastra. Dalam hemat saya, “Aceh dan sastra adalah ibarat keniscayaan zat ngon sifeut, kulet ngon asoe, agam ngon inong, langet ngon bumo”.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Essay | Leave a Comment »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 20, 2009
Akmal M. Roem
Pagi yang cerah. Kekicauan burung mengiringi jamrud gugur selepas fajar diusir pagi dengan mataharinya yang
berangsur terang. Anak-anak sudah siap menuju bangku sekolah untuk mendapatkan beberapa patah ilmu.
Sepetak tanah dipenuhi anak-anak kecil yang masih putik mengenal dunia. Mereka girang berlari-larian di taman kanak-kanak yang ada di kampung itu. Namun, kebahagiaan mereka lenyap begitu saja kala melihat seorang wanita tua berjalan melewati taman mereka. Wanita itu hanya menawar senyum, tetapi senyumnya menjadi sihir sangat menakutkan bagi anak-anak hingga mereka bubar dari permainannya. Anak-anak itu bermain di ruangan dekat sawah tempat si perempuan sering mencabut beberapa genggam daun kangkung untuk dimasak.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Feature | Leave a Comment »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 17, 2009
Catatan Mukhlis A. Hamid dan Sulaiman Tripa
………
MUNGKIN, sudahlah, tak perlu diperdebatkan. Buku yang berisi enam belas cerita pendek ini boleh dibaca oleh siapa saja. Sebagai bahan bacaan, maka sebenarnya, adalah warna lain dari usaha penulis untuk bercerita. Ya, bercerita, selain dengan tutur, juga dikenal dengan tulisan. Maka ketika para penulisnya sedang menuliskan cerita pendek, dapat dipastikan kalau mereka sedang bercerita.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Buku, Essay | Leave a Comment »
Ditulis oleh Gemasastrin PBSID di/pada Juli 15, 2009
oleh Herman RN dan Safriandi
1. Pendahuluan
Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam dunia tulis menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut, hal yang sangat penting untuk diketahui adalah, baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya, kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »