Struktur Hirarkis Kata-Kata dan Proses Pembentukan Kata dalam Bahasa
Latar Belakang
Morfologi merupakan kajian ilmu yang mempelajari tentang kata dan pembentukan kata. Morfologi dalam bahasa Indonesia membicarakan tentang morfen dan kata. Sebuah kata dapat membentuk kata yang lain, ada yang disebut dengan afiksasi, komposisi, reduplikasi, suplesi, dan modifikasi internal.
Analisis Kesalahan Berbahasa
oleh Safriandi, S.Pd.
(Mahasiswa Pascasarjana Unsyiah)
1. Pengertian Kesalahan Berbahasa
Dalam bukunya
yang berjudul “Common Error in Language Learning” H.V. George mengemukakan bahwa kesalahan berbahasa adalah pemakaian bentuk-bentuk tuturan yang tidak diinginkan (unwanted form) khususnya suatu bentuk tuturan yang tidak diinginkan oleh penyusun program dan guru pengajaran bahasa. Bentuk-bentuk tuturan yang tidak diinginkan adalah bentuk-bentuk tuturan yang menyimpang dari kaidah bahasa baku. Hal ini sesuai dengan pendapat Albert Valdman yang mengatakan bahwa yang pertama-tama harus dipikirkan sebelum mengadakan pembahasan tentang berbagai pendekatan dan analisis kesalahan berbahasa adalah menetapkan standar penyimpangan atau kesalahan. Sebagian besar guru bahasa Indonesia menggunakan kriteria ragam bahasa baku sebagai standar penyimpangan.
Kata dan Pembentukan Kata
Pendahuluan
Pembentukan kata dengan afiksasi merupakan sebuah pembentukan kata dari bentuk dasar ke bentuk kompleks atau bentuk berimbuhan. Proses ini merupakan proses pembubuhan afiks pada betuk dasar. Akibat dari proses ini terbentuk kata berimbuhan. Afiks dalam bahasa Indonesia dapat ditinjau berdasarkan posisi pelekatnya, afiks dalam bahasa Indonesia dapat dibedakan atas prefiks (awalan), infiks (sisipan), sufiks (akhiran), konfiks ( gabungan awalan dan akhiran secara bersamaan), dan simulfiks (gabungan awalan dan akhiran secara tidak bersamaan).
Sembilan Komentar Terakhir