<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk gemasastrin</title>
	<atom:link href="http://gemasastrin.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gemasastrin.wordpress.com</link>
	<description>Berbuat, bukan Berkata - BERONTAK dari yang sudah ADA</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 04:32:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Bahasa Daerah Aceh dan Bahasa Aceh oleh Sejarah Nanggroe Atjeh &#171; Atjeh Blog</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/#comment-542</link>
		<dc:creator>Sejarah Nanggroe Atjeh &#171; Atjeh Blog</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 04:32:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/#comment-542</guid>
		<description>[...] ^ http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] ^ <a href="http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/" rel="nofollow">http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KAMUS ACEH-INDONESIA-INGGRIS dan KERESAHAN SAYA oleh Gemasastrin PBSID</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2009/01/21/kamus-aceh-indonesia-inggris-dan-keresahan-saya/#comment-541</link>
		<dc:creator>Gemasastrin PBSID</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 14:02:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=409#comment-541</guid>
		<description>Tidak ada hubungan pasti antara nama seseorang dan suku yang melekat padanya. Dalam teori linguistik hal itu disebut semacam &quot;arbitrer&quot;. Jadi, Azwardi itu suku Aceh tulen. Mengenai nama yang barangkali tidak berbau Aceh silakan tanya orangtua saya, apa motif dan filosofinya.
 
Menurut saya, kamus berbeda dengan kebanyakan karya-karya tulis lainnya yang dipandang lebih baik ada meskipun kurang daripada tiada (nibak putoh got geuenteng, nibah buta got juleng). Kamus bukan opini. Kamus harus terkodefikasi secara baku. Abdul Djunaidi (almarhum), terkait dengan prinsip pemilihan kata mengatakan bahwa prinsip pertama penggunaan kata adalah kata-kata yang digunakan harus kata-kata yang baku. Kata yang baku adalah kata yang sudah terkodefikasi di dalam kamus suatu bahasa.
 
Jadi, jika kamus suatu bahasa banyak versi; berdasarkan opini, berarti bertentangan dengan ilmu leksikografi. Jangan sarankan orang-orang membuat kamus suatu bahasa yang berbeda-beda menurut versinya masing-masing dengan pertimbangan pokoknya ada dulu karena hal itu akan merusak bahasa tersebut.
 
Terima kasih atas tanggapan para pembaca artikel saya.

Salam,
Azwardi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada hubungan pasti antara nama seseorang dan suku yang melekat padanya. Dalam teori linguistik hal itu disebut semacam &#8220;arbitrer&#8221;. Jadi, Azwardi itu suku Aceh tulen. Mengenai nama yang barangkali tidak berbau Aceh silakan tanya orangtua saya, apa motif dan filosofinya.</p>
<p>Menurut saya, kamus berbeda dengan kebanyakan karya-karya tulis lainnya yang dipandang lebih baik ada meskipun kurang daripada tiada (nibak putoh got geuenteng, nibah buta got juleng). Kamus bukan opini. Kamus harus terkodefikasi secara baku. Abdul Djunaidi (almarhum), terkait dengan prinsip pemilihan kata mengatakan bahwa prinsip pertama penggunaan kata adalah kata-kata yang digunakan harus kata-kata yang baku. Kata yang baku adalah kata yang sudah terkodefikasi di dalam kamus suatu bahasa.</p>
<p>Jadi, jika kamus suatu bahasa banyak versi; berdasarkan opini, berarti bertentangan dengan ilmu leksikografi. Jangan sarankan orang-orang membuat kamus suatu bahasa yang berbeda-beda menurut versinya masing-masing dengan pertimbangan pokoknya ada dulu karena hal itu akan merusak bahasa tersebut.</p>
<p>Terima kasih atas tanggapan para pembaca artikel saya.</p>
<p>Salam,<br />
Azwardi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Beberapa Model Interpretasi dan Pengkajian Teks Puisi oleh joko</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2008/11/03/beberapa-model-interpretasi-dan-pengkajian-teks-puisi/#comment-540</link>
		<dc:creator>joko</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 04:37:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=297#comment-540</guid>
		<description>assalamualaikum, 
bapak, saya sebelumnya mohon maaf, ijinkan saya mengambil beberapa pemikiran ide dari artikel bapak dan akan saya jadikan referensi tulisan saya. atas prahara ini saya ucapkan terima kasih kepada bapak. semoga amal bapak dibalas oleh Allah SWT. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum,<br />
bapak, saya sebelumnya mohon maaf, ijinkan saya mengambil beberapa pemikiran ide dari artikel bapak dan akan saya jadikan referensi tulisan saya. atas prahara ini saya ucapkan terima kasih kepada bapak. semoga amal bapak dibalas oleh Allah SWT. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KAMUS ACEH-INDONESIA-INGGRIS dan KERESAHAN SAYA oleh RAHMAT</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2009/01/21/kamus-aceh-indonesia-inggris-dan-keresahan-saya/#comment-539</link>
		<dc:creator>RAHMAT</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 10:03:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=409#comment-539</guid>
		<description>nyan beu betoi bahsa aceh, beek aceh-acehan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nyan beu betoi bahsa aceh, beek aceh-acehan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KAMUS ACEH-INDONESIA-INGGRIS dan KERESAHAN SAYA oleh RAHMAT</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2009/01/21/kamus-aceh-indonesia-inggris-dan-keresahan-saya/#comment-538</link>
		<dc:creator>RAHMAT</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 10:01:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=409#comment-538</guid>
		<description>I drouh neuh ureung panee.=anda orang mana..??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I drouh neuh ureung panee.=anda orang mana..??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bahasa Daerah Aceh dan Bahasa Aceh oleh RAHMAT</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/#comment-537</link>
		<dc:creator>RAHMAT</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 10:01:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/2007/11/13/bahasa-daerah-aceh-dan-bahasa-aceh/#comment-537</guid>
		<description>Itulah aceh,satu kata
tapi bhasanya,,,, jangan tanyak
saya aj yang asli aceh rayeuk tidak bisa ngomong bahasa aceh lainnya
lain kabupaten sudah pasti bahasa&#039;a lain..
hahahahah
aceh memang kaya
kaya bahasa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah aceh,satu kata<br />
tapi bhasanya,,,, jangan tanyak<br />
saya aj yang asli aceh rayeuk tidak bisa ngomong bahasa aceh lainnya<br />
lain kabupaten sudah pasti bahasa&#8217;a lain..<br />
hahahahah<br />
aceh memang kaya<br />
kaya bahasa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Gender dalam Bahasa oleh teuku masykur</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2009/10/28/gender-dalam-bahasa/#comment-536</link>
		<dc:creator>teuku masykur</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 08:32:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=885#comment-536</guid>
		<description>geutulong pasoe masalah persajakan narit maja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>geutulong pasoe masalah persajakan narit maja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PANDUAN MENULIS CERITA oleh verrha yohana n</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2007/04/17/panduan-menulis-cerita/#comment-535</link>
		<dc:creator>verrha yohana n</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 08:42:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/2007/04/17/panduan-menulis-cerita/#comment-535</guid>
		<description>Hmm.... ok deh. gaul juga!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230;. ok deh. gaul juga!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KAMUS ACEH-INDONESIA-INGGRIS dan KERESAHAN SAYA oleh mukhlis saja</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2009/01/21/kamus-aceh-indonesia-inggris-dan-keresahan-saya/#comment-534</link>
		<dc:creator>mukhlis saja</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 03:31:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=409#comment-534</guid>
		<description>Dear all,

Ulasan pak Azwardi tentang kamus bahasa Aceh-Inggris terbitan Disbud di atas cukup menarik. Saya tahu sedikit tentang proses pembuatan kamus tersebut. Ide pertama pembuatan kamus itu adalah menjadi pemandu awal bagi penutur asing yang ingin berkunjung atau belajar bahasa Aceh. Ini bukan kamus deskriptif atau sejenisnya. Ia hanya diniatkan sebagai sebuah kamus praktis sebagaimana kamus2 lain dalam bbgai bahasa daerah atau nasional. Akan tetapi, proses pembuatan kamus tersebut memang sangat tergesa-gesa. Di satu sisi ada keinginan agar kamus itu dibaca oleh banyak orang sebelum dicetak, di sisi yang lain sistem penganggaran pemerintah mewajibkan semua kegiatan harus selesai dipertanggungjawabkan bulan Oktober. Dua hal yang sangat kontradiktif. Akhirnya, dengan berbagai keterbatasan, kamus tsb dicetak sebagai draf awal untuk diperbaiki/direvisi ulang tahun depannya. Tapi, sampai sekarang, dana revisi itu tak turun2.... entahlah, sistem penganggaran di negeri kita memang sudah begitu diri, ka lagee nyan droe. Karenanya, dengan tidak bermaksud macam-macam, saya ingin mengajak kita semua menerima dulu hasil kerja teman2 di disbud itu. Soal lebih kurang itu adalah sebuah kewajaran. Sila buat kamus lain, yang jauh lebih baik, lebih sempurna, dan jauh lebih di atas kamus2 yang sudah ada. Ruang untuk itu selalu terbuka. Apalagi akhir2 ini banyak sekali rekan2 muda yang sudah menyelesaikan magister atau doktor dalam bidang linguistik bahasa2 di Aceh. Saya pikir, saya kira, begitu...

Salam damai,


emha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear all,</p>
<p>Ulasan pak Azwardi tentang kamus bahasa Aceh-Inggris terbitan Disbud di atas cukup menarik. Saya tahu sedikit tentang proses pembuatan kamus tersebut. Ide pertama pembuatan kamus itu adalah menjadi pemandu awal bagi penutur asing yang ingin berkunjung atau belajar bahasa Aceh. Ini bukan kamus deskriptif atau sejenisnya. Ia hanya diniatkan sebagai sebuah kamus praktis sebagaimana kamus2 lain dalam bbgai bahasa daerah atau nasional. Akan tetapi, proses pembuatan kamus tersebut memang sangat tergesa-gesa. Di satu sisi ada keinginan agar kamus itu dibaca oleh banyak orang sebelum dicetak, di sisi yang lain sistem penganggaran pemerintah mewajibkan semua kegiatan harus selesai dipertanggungjawabkan bulan Oktober. Dua hal yang sangat kontradiktif. Akhirnya, dengan berbagai keterbatasan, kamus tsb dicetak sebagai draf awal untuk diperbaiki/direvisi ulang tahun depannya. Tapi, sampai sekarang, dana revisi itu tak turun2&#8230;. entahlah, sistem penganggaran di negeri kita memang sudah begitu diri, ka lagee nyan droe. Karenanya, dengan tidak bermaksud macam-macam, saya ingin mengajak kita semua menerima dulu hasil kerja teman2 di disbud itu. Soal lebih kurang itu adalah sebuah kewajaran. Sila buat kamus lain, yang jauh lebih baik, lebih sempurna, dan jauh lebih di atas kamus2 yang sudah ada. Ruang untuk itu selalu terbuka. Apalagi akhir2 ini banyak sekali rekan2 muda yang sudah menyelesaikan magister atau doktor dalam bidang linguistik bahasa2 di Aceh. Saya pikir, saya kira, begitu&#8230;</p>
<p>Salam damai,</p>
<p>emha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Beberapa Model Interpretasi dan Pengkajian Teks Puisi oleh diyah retno p</title>
		<link>http://gemasastrin.wordpress.com/2008/11/03/beberapa-model-interpretasi-dan-pengkajian-teks-puisi/#comment-533</link>
		<dc:creator>diyah retno p</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 18:48:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gemasastrin.wordpress.com/?p=297#comment-533</guid>
		<description>Assalau alaikum wr.wb.
Bapak, saya mohon ijin mendonload tulisan bapak untuk referensi tugas kuliah saya.
Saya mengucapkan banyak terima kasih. semoga Allah membalasa kebaikan bapak. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalau alaikum wr.wb.<br />
Bapak, saya mohon ijin mendonload tulisan bapak untuk referensi tugas kuliah saya.<br />
Saya mengucapkan banyak terima kasih. semoga Allah membalasa kebaikan bapak. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
