LANTAI DASAR–Decky R.
Karya Decky R. Risakotta
Gerangan apa yang tersisa
Padanya, pada kami
Sejumlah kata tersangkut pada cemara
Juga mahoni saksi orasi
Katamu, “Saudara-saudara sebangsa-setanah air, mari ciptakan kenyamanan berpendapat, kebebasan berpikir. Saya sebagai pemegang teguh amanah saudara-saudara, merasa terpanggil untuk melakukan perubahan seperti yang kita inginkan.”
Senandung kau nyanyikan
Di depan hidung kami
Merdu benar suaramu
Menyayat jantung
Hingga pengecualian hanya ada dalam kloset
Untuk tidak memilihmu
Kemana pergi
maksud yang kau tuang
Kemana hilang
tujuan yang kau pacak
Kemana lari
Kemana arti
Di mana berlabuh
Kas bon
Kas bon
Janji kas bon
DI LANTAI TIGA
Di lantai tiga pada suatu pagi. Lelah
terpacak di wajah, siapa tahu. Ritual
mesti jalan. Tak lupa
melirik tiap ruang kosong. Ada bangku
tersisa sebuah. Seret, gegas langkah serta ke ruang utama
Suasana riuh-marak. Edaran kabar sudah tak asing
Di sudut ruang pura-pura mengeja. “Tak salah, sebab minim biaya. Bukankah pantas mencari di luar.”
Lantas hamparkan diktat untuk di santap. Hingga telah pula
terlantar puluhan kami. Impian
hampir-hampir tersangkut di cemara. Juga mahoni
saksi abadi.
Menjadi mentah pertemuan ini. Desau angin
tak lagi ringan. Gemerisik daun sengau basah.
Masih tertahan sisa kelahapan. Pada suatu jeda, mendesak-desak; ujung mana
yang akan di tuju? Tak ada air. Busuk apa ini?
Kaukah itu, Tuan? Penjaga
atau tikus bertampang memelas.
Kemana lari. Kemana buang. Air muka miris.
Kian sesak merenggut-renggut.
Ia pasti tak bersahabat. Ia hanya punya keinginan untuk segera bebas.
Di mana berlabuh. Di mana teralir. Celana! Celana!
Ini salahmu. Jangan pura-pura
tuli ketika kami tanya. Sedang diusahakan, katamu.
Mana tahu kami tentang itu. Mana paham. Mana mengerti. Mana peduli.
Celana! Celana! Celana baruku. Busuk apa ini?
Gemasastrin ‘08
Mahasiswa PBSID Unsyiah, aktif di Gemasastrin
anita berkata
Mantrap..mantrap..mantrap..!!!
memang B’dec risadesa gak ade duanye!!! palagi urusan ‘mbeling’ mank abg jagonya,, Joe kemana aja? jgn mo kalah,ikutan donk!!!
idham khan berkata
nyan jeued lagoe, peu cit seungap2 baroken….. lagee teupeh2…