Puisi Deddy Firtana Iman
AKU SUNGGUH ADA
Kau mungkin tak yakin
Kalau aku masih berjalan
Setelah berjalan berpetualangan
Sesudah mencarimu di pinggiran jalan
Aku sungguh ada
Aku serahkan tiada dua
Agar nanti bahagia
Asalkan kau tak kecewa
Kau mungkin tak yakin
Aku masih dibutuhkan
Dibutuhkan saling pengertian
Agar nantinya dapat merasakan kebahagiaan
13/08/2008
KATAKAN PERCUMA
Mari menari
Dengan iringan lagu
Atau musik lirik cinta
Hanya sebaris kata cinta
Dari malam
Sampai mata terbuka
Untuk melihatku tertawa
Katakan percuma
Dari relung hatimu
Ketika aku masih tersenyum
Untuk dilihat saja
Dari ucapanku
Kalau tak sanggup
Bernyanyi untukku
Katakan percuma
Sebagai ungkapan
Kesesalan darimu
Semoga aku mengerti
13/08/2008
RINDU YANG REKAH
Telah aku siapkan
Sebungkus nasi gurih
Agar tak lapar
Oleh sengatan matahari
Seakan berbisik manja
Mulai menciumku
Sambil tersenyum
Memelukku hangat
Saling pengertian
Telah aku siapkan
Kata rinduku
Sampai malam
Mimpi indah
Bersamamu di awan
Tanpa hujan
Hanya bintang
Menemaniku dan kau
Telah aku sampaikan
Kata rindu merekah
Semerah bibirmu
Seindah wajahmu
Menyirami wajahku
Agar aku rindu
Kepadamu yang merekah
13/08/2008
Dedy Firtana Iman, lahir di Banda Aceh, 21 Juni 1986
Kuliah di FKIP PBSID Unsyiah