Sajak-sajak Hendra Kasmi
Embun Cinta
Kaukah embun itu
Yang menyapu dahaga rinduku
Dalam galau hingga tersingkap tabir
Lalu sepercik cinta
Kau cipratkan hingga menembus relung keraguanku
Walau tersipu kau malu mengaku
Tapi tutur angin telah telanjur
Di bawah saksi mentari
Risau
Mengapa kau tolak rayuan malam
Padahal ia telah memberimu sekuntum rembulan
Kau begitu angkuh saat angin memuji gemulai tubuhmu
Hingga bintang pun enggan menyapa
Apakah masih betah kau bercumbu dengan sepi
Padahal kau pendam gelisah
Di saat ada hati yang turut risau
Terbuai Subuh
Ketika fajar menyapa embun
Kau pura-pura tak mendengar
Padahal angin menjerit dalam temaram
Dentang waktu ikut menegur
Tentang kepasrahan yang belum kau tunai
Tapi selimut keangkuhan telah telanjur membuaimu
Dalam alunan mimpi yang kau paksakan
NB: inilah tiga dari empat sajak-sajak Hendra Kasmi yang dimuat Harian Aceh tanggal 16 Agustus 2009