SUARA HATI SANG JATI–Irwandi
By Erwandi
Angin berhembus dari lereng bukit
Suaranya seakan mengabarkan kesedihan
Hingga membuat gemetar badanku
Sampai-sampai merontokkan rambutkku
Aku berdiri tepat diatas relung semak
Yang menyelimuti tubuhku
Waktu itu matahari mulai menggarang
Detak langkahpun mulai mendekat
Jerit suara serentak bergema
Ketika alat itu berdendang dan menghampiri saudara-saudaraku
Aku hanya bisa menatap saudara-saudaraku mulai rebah
Laksana jiwa menghampiri malam
Aku terpaku sejenak dalam kaku
Apakah nanti giliranku
Apakah hari ini, hari terakhir melihat indah dunia
Aku coba teriak dalam sepi hatiku
Untuk bisa bertahan hidup
Tapi semua tak mendengarku
Suara hatiku bergumam
Aku hanya bisa menunggu giliranku
Takengon, 12 Desember 2005