IMPIAN

Posted on

Puisi: Eli Jaya

Sekarang terasa mimpi bagaikan teman yang selalu menemani kesendirian

Mengiringi sang waktu dan terus mengulang kembali ingatan yang telah tersimpan

Keraguan datang dan pergi bagaikan angin yang berhembus menerpa lembut gugurnya dedaunan

Sehingga membuat sekitar taman menjadi indah dengan di hiasi hijaunya rerumputan

Impian yang telah ditanamkan sejak diri masih terjatuh dan lemah

Meyakinkan hati tuk mengikhlaskan jiwa dan raga

Memulai melangkah dan terus melangkah menuju kedepan

Sehingga keyakinan menambahkan kekuatan untuk memulai kehidupan

 

[1]Waktu terus berjalan hingga tak dapat dihentikan

Masa demi masa telah terlewatkan

Terus berlari mengejar mimpi dan mengalahkan sang penghalang

Hingga akhirnya segala impian kan dicapai dengan keteguhan hati menyongsong Matahari.

 

Mahasiswa PBSI FKIP Unsyiah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s