Aku Berharap (5)

Posted on

Cerber Achie Tarmizi HS

Malam tengah gerimis. Aku  berbaring di ranjang dan memikirkan lelaki aneh-yang-tanpa-basa-basi-langsung-curhat-beberapa-minggu-yang-lalu. Benar-benar sangat aneh. Aku bahkan tak tau namanya siapa. Sepertinya, aku yang lebih aneh ini. Aku mencarinya. Tak ada alasan yang mendasari kalau aku perlu mencarinya. Dan sepertinya ditubuhnya selalu terbawa wangi angin dari taman itu. Begitu dia lewat, aku dapat merasakan itu dia. Haahhh…Tuhan, aku ini kenapa…??? Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal.

Lebih aneh lagi, dia menulis nomor hapenya di duit karena gak ada kertas, maksa banget..tapi gila..bikin aku jadi gak warasss….

Tau apa, aku punya sebuah cerita romantis aneh kepunyaan kakakku. Begini, saat aku keluar rumah, dia nitip untuk beli pulsa, kebetulan aku tak ingat nomer hapenya. Dia nulis nomer hapenya itu di duit. Selalu begitu. Nah, pada suatu ketika, ada seorang lelaki yang meneleponnya. Pas kakakku menanyakan dari mana dapet nomor hapenya, si lelaki ini ngomong kalau dia dapet nomer ini dari duit. Alhasil, mereka jadian.

Seperti itu jugakah aku?? Aku mikir apa sih ini???? Lha, ngomong-ngomong soal uang, sepertinya nomer lelaki aneh-yang-tanpa-basa-basi-langsung-curhat-beberapa-minggu-yang-lalu belum aku save. Aku buru-buru bangkit dari tempat tidur dan meronggoh saku rokku. Aku merasakan tanganku tak menyentuh benda apa pun di dalam sakuku. Aku membaliknya. Uangnya gak ada!!! Uangnya kemana?? Aku membuka tas dan meraih dompet. Kucari uang dua ribuan itu. Gak ada. Gak ada. Gak ada. Di mana?? Aku menjerit frustasi. Aku menumpahkan semua isi tasku. Menebarkan semua isinya. Aku menghela nafas pasrah. Gak ada…

Pikiranku berkelana beberapa jam kebelakang…

“Vet, ada duit dua ribuan gak? nanti aku ganti…??” Tanya Nia kepadaku saat dia tengah mengisi pulsa.

Aku langsung meyerahkan duit yang bertuliskan nomer hape itu kepada Nia tanpa memastikan dan melihat-lihat dulu. Aku asyik mengkhayalkan rancangan pertemuan selanjutnya dengan lelaki aneh-yang-tanpa-basa-basi-langsung-curhat-beberapa-minggu-yang-lalu itu…

Aku menjerit lagi sambil mengetuk-ngetuk kepalaku.

“Bodoh…bodoh..bodoh…”

Aku memeluk lututku dan membenamkan kepalaku. Lama aku dalam posisi begitu sambil merutuki kebodohanku.

Ah ya..aku ke toko ponsel tempat Nia isi pulsa aja..mungkin masih ada duit dua ribuannya. Aku bangkit meraih jilbabku dan memakai jaket. Aku berjalan agak buru-buru. Tadi Nia ngisi pulsa di toko ponsel depan lorong kost-anku. Tiba aku di toko ponsel tersebut

“Bang, boleh liat uang dua ribuannya..” Si abang yang jaga menatapku seperti aku ini orang aneh-tak-ada-kerjaan. Dia mengagguk sekali minta alasan.

“Hmmm..tadi aku, maksudku temanku beli pulsa di sini. Dia memakai uang dua ribuan aku.. aku gak liat ternyata di uang tersebut ada nomer ahpe yang pentiiiingg sekali..tolong..”

Si abang itu menatapku lucu.

“Nih, liat aja sendiri..” Katanya sambil berdiri dan menyilahkanku untuk ke laci uangnya. Aku mencari-cari uangnya dan ku bolak balik. Gak ada. Gak ada. Gak ada. Ini juga gak ada. Ini… gak ada. Ini….

Sudah semua lembar uang dua ribuan aku periksa secara seksama dan di bantu oleh abang ponsel, hasilnya nihil. Uang itu gak tau kemana.. Aku menghela nafas pasrah dan menatap abang ponsel dengan sedih.

“Maaf udah ganggu bang..makasih..” kataku lirih.

Aku keluar dari toko ponsel tersebut dengan hati  tak karuan. Aku merutuki kebodohanku sambil menyepak kaleng softdrink. Angin malam yang dingin bercampur bau gerimis tak kupedulikan. Aku melihat langit. Biar ini bukan langit sore, biar ini bukan angin sore aku ingin berkata satu hal:

“Maaf..” kataku pada langit kemudian menunduk. Aku menggigit bibir bawahku dan lanjut berjalan pulang ke kost. Aku merapatkan jaketku. Dingin.

bersambung….

One thought on “Aku Berharap (5)

    aneukrampagoe said:
    Januari 10, 2012 pukul 5:47 pm

    Kepada Yth, Admin

    mohon kiranya menambahkan halaman suka gemasastrin kehalaman web dikarenakan nantinya untuk meningkatkan statis pengunjung di web kita gemasastrin sendiri, untuk admin halaman suka di gemasastrin (http://www.facebook.com/pages/Gemasastrin-Gelanggang-Mahasiswa-Sastra-Indonesia-/202239726465956) para admin saya ketahui adalah aneukrampagoe dan herman rn.

    wassalam
    terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s