Feature

“Negeri dalam Sepatu” di Mata Anak Muda Aceh

Posted on Updated on

oleh Herman RN

RUANG lantai dua ruko di depan Masjid Syuhada Lamgugop itu disesaki puluhan orang. Kebanyakan dari mereka masih sangat belia. Hanya beberapa orang yang sudah usia 30 tahun ke atas. Itu pun tak lebih dari bilangan jemari sebelah tangan. Mereka duduk di atas kursi plastik biru muda. Kursi-kursi itu disusun berbanjar empat ke belakang. Itulah ruang diskusi milik Toko Buku Dokarim, di Lamgugop. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Gemasastrin dan Senandung Kemesraan Ujian Akhir

Posted on

gemas3SUATU hari/ di kala kita duduk di tepi pantai/ dan memandang ombak di lautan yang kian menepi// burung camar/ terbang bermain di derunya air/ suara alam ini/ hagatkan jiwa kita//… Kemesraan ini/ janganlah cepat berlalu/ kemesraan ini/ ingin kukenang selalu/ hatiku damai/ jiwaku tenteram di sampingmu…//

Senandung “Kemesraan” milik Iwan Fals itu menggema dalam ruang Auditorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala. Namun, senandung itu bukan berasal dari suara Iwan Fals, melainkan ratusan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Unsyiah. Baca entri selengkapnya »

Kala “Pak Iwan” Bertandang di Gemasastrin

Posted on

“TEKNIK ini bisa juga digunakan untuk kosentrasi,” ujar lelaki berambut putih itu. Di hadapannya ada dua puluhan remaja, laki dan perempuan. Mereka baru saja melakukan duduk bersila mirip orang semedi. Mata tertutup dan tangan di atas paha. Ujung jemari tengah bertemu dengan ujung jempol. Baca entri selengkapnya »

Jejak Novelis Lampuki di Meureudu

Posted on

Edi Miswar

[Atjeh Post, 13 Agustus 2012]

INILAH Dayah Cot Trieng Babussalam di Gampông Rhieng Blang, Meureudu, Pidie Jaya. Di sinilah Arafat Nur, Penulis Novel Lampuki, sempat menimba ilmu semasa SMP dan kemudian menjadi salah seorang pengajar  di sana.
Baca entri selengkapnya »

Kanji, Tradisi Berbagi di Aceh

Posted on

oleh Edi Miswar Mustafa

[The Atjeh Post, 30 Juli 2012]

Kulitnya hitam legam. Pandang mata yang sayu itu pun kembali mengarah ke kuali raksasa di depannya. Hawa panas berujud asap mengepul dari dalam kuali di Sabtu, 28 Juli 2012 itu. Baca entri selengkapnya »

Eungkôt Keurling, Gulai Kesukaan Cut Nyan Dhien

Posted on

Oleh Safriandi

IKAN kerling merupakan ikan yang hidup di sungai. Ikan ini disebut pula ikan jurung. Dahulu ikan ini sangat mudah diperoleh. Ia juga menjadi makanan raja-raja di Mandailing ketika menjamu tamu-tamunya. Baca entri selengkapnya »

Riwayatmu, Wahai Patarana

Posted on

oleh EDI MISWAR MUSTAFA

[Atjeh Post, 12 Juli 2012]

SELASA, 11 Juli 2012, langit cerah. Kulit tangan yang tak tertutup pipa lengan terasa memerih. Setelah berbelok ke sekian kali dan melewati kampung di Kecamatan Meurah Dua, Ulim, sampailah saya di kampung Kiran Baroh, salah satu kampung di kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya. Saya bersua Macut Mah serta Abu Din yang sedang menjemur patarana. Baca entri selengkapnya »