Uncategorized

Takdir Tanah Sepi

Posted on

10308138_698216740225212_3389102824566638211_n

Mella Yunati, Mahasiswa PBSI FKIP Unsyiah, Angkatan 2013. Beberapa karyanya telah terbit dalam beberapa media online maupun media cetak. Berikut ini kami hadirkan karyanya yang berjudul “Takdir Tanah Sepi”, Sumber Serambi Indonesia.

Nikmati ini wahai sastrawan dunia.

Takdir Tanah Sepi

Karya Mella Yunati Baca entri selengkapnya »

Dalilot

Posted on

1622771_809626039063201_812289463_n

Dalilot, sebuah cerpen karya Ramajani Sinaga. Mahasiswa PBSI FKIP Unsyiah ini sudah bertahun-tahun bergelut dalam bidang kepenulisan. Alhasil, karya-karyanya sudah bertajuk dalam tingkat nasional. Berikut ini kami hadirkan sebuah karyanya yang bersumber dari koran harian Aceh. Serambi Indonesia.

Silahkan dinikmati.

 Dalilot

Karya Ramajani Sinaga

DI USIAMU sekarang, pernahkah kau membayangkan sesosok lelaki tua yang berjalan tertatih menyusuri jalan kampung saat hujan turun lebat di tengah malam?

Di kampung kami, ia dikenal sebagai Dalilot. Tak ada satupun cerita yang bisa memastikan siapa sebenarnya Dalilot. Jika kau bertanya pada tetua kampung di kaki gunung, kau akan mendengar bahwa Dalilot itu penjaga gunung. Juru kunci mereka menyebutnya. Baca entri selengkapnya »

Sumpah Pemuda di Mata Gemasastrin

Posted on Updated on

IMG_9144

Banda Aceh – Gemasastrin (Gelanggang Mahasiswa Sastra Indonesia), himpunan yang bernaung di bawah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2014 dengan mengadakan kegiatan longmarch dari kampus Unsyiah menuju Baca entri selengkapnya »

Gemasastrin dalam Baktinya

Posted on

IMG_0421

Gelanggang Mahasiswa Sastra Indonesia (Gemasastrin) FKIP Unsyiah mengadakan sosialisasi sastra kepada siswa SMA 2 Seulimum, Lamteuba, Aceh Besar dan peusijuk mahasiswa baru sejak 27 s.d. 28 September 2014. Baca entri selengkapnya »

Bulan Merindukan Bintang

Posted on

cerpen Qurrata A’yunin

bulanHujan masih belum berhenti membasahi kota ini semalaman.  Ditemani sebuah boneka kecil dia terus menatap  langit hitam yang tak berbintang di balik jendela kamarnya. Entah apa yang dipikirkannya. “Bulan”, suara itu terngiang di telinganya. Dengan sedikit enggan dia memalingkan wajahnya. Ternyata Bunda Anisa yang memanggilnya, tetapi dia menghiraukan dan kembali menatap langit gelap itu. Bunda Anisa adalah pengurus Panti Asuhan tempat Bulan tinggal selama ini. “Bulan, kamu tidak boleh terus-terusan begini, nanti kamu bisa sakit”, suara itu muncul lagi. “ini sudah sangat larut sayang, sebaiknya kamu bergegas untuk tidur, Bunda tau apa yang kamu rasakan”, lanjut Bunda Anisa sambil merangkul Bulan dan membawa Bulan ke tempat tidurnya. Baca entri selengkapnya »

Jomblo Aceh, Menikahlah!

Posted on

oleh Herman RN | Atjeh Post.com, 20 Januari 2013

jobloPERUT saya digodok kembali oleh opini seorang teman, Muhadzdzier M. Salda. Artikel tentang mahar nikah dalam adat Aceh yang dimuat oleh ATJEHPOST.com itu bahkan telah pula menggodok perut sebagian orang lainnya. ATJEHPOST.com sendiri menjadikan topik “Mahar Adat Aceh” sebagai liputan khusus. Baca entri selengkapnya »

Menunggu Tiada Pasti

Posted on

puisi Eli Jaya

 

Senja mulai cemas

menangis ketakutan saat mentari belalu

putih terang wajah purnama

hanya tampak memanggil dan tertunduk

tak sanggup untuk menatap

Langit kelabu selalu temani awan berlalu Baca entri selengkapnya »