MALAM di KL sentraL_puisi Idham Khan

malam..

kini dikau merambah kelam

aku terdampar di tepi jalan kesunyian

malam..

berlalu begitu senyap tanpa lambaian

meninggalkan secebis angan yang melayang,

lalu menghilang bersama

malam


One thought on “MALAM di KL sentraL_puisi Idham Khan

    Rahmat CS ( camar samudra ) said:
    September 7, 2011 pukul 2:28 pm

    GELANDANGAN
    Rahmat CS ( camar samudra )

    Pagi menunggu malam, malam menunggu pagi

    Hampa akan cita-cita
    Hampa akan dosa
    pagi untuk malam
    malam untuk pagi

    Bermodal sebuah botol bekas
    berisikan puing-puing batu
    di persimpangan beringar bingar
    teladah tangan ke arah sais
    lorong gang dan jalan adalah ruang bekerja

    Setiap pagi
    setiap malam
    menungguh kandil kandil berkelap kelip
    antri lalu mengelilingi pedati-pedati tua
    sado-sado antik
    di tengah teriknya mentari
    bising meriahnya malam
    diantara debu dan harumnya keringat
    membasahi penutup ubun

    Trotoar bak bungalo
    demi cerutu dan berdomisili di meja kasino
    pagi terus berganti
    kesadaran belum juga muncul
    dan segera tiba andai koin-koin tak lagi berbunyi jangkrik
    prospek semakin tenggelam
    sambil berharap datangnya dewa angan-angan
    jampi-jampi adalah undang-undang kehidupan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s